About Scholarship

Tokyo Trip Itinerary

Post ini didedikasikan untuk kalian yang butuh referensi dan ada planning untuk melakukan perjalanan ke Tokyo. Perlu diketahui sebelumnya bahwa post ini ditulis 3 tahun setelah itinerary digunakan, sehingga jika ada perbedaan harga, petunjuk transportasi, dll. bukan tanggungjawab saya XD. Itinerary ini dimulai dari Fukuoka ke Tokyo lalu kembali lagi ke Fukuoka (bukan ke Indonesia), karena perjalanan ini dilakukan saat saya lagi libur winter.

Disini saya juga nggak menyantumkan informasi biaya perjalanan berapa, karena saya juga nggak menggambarkan biaya perjalanan yang terlalu detail. Kebetulan dokumentasi perjalanan selama di Tokyo banyak yang belum saya pindah dari memori kamera ke laptop. Sehingga, saya nggak bisa cantumkan banyak-banyak gambar.

Continue reading “Tokyo Trip Itinerary”

About Scholarship, Extraordiary

Ganbare!

Hi,

Sejatinya lagu nggak hanya dinikmati musiknya, tapi juga dipahami maknanya. Pernah sih dulu pas masih duduk di masa per-MTs-an, dengerin lagu bahasa inggris biar gaul, musiknya enak banget, nyanyi ngasal nyanyi aja gak paham liriknya apa padahal kalau tau arti lirik lagunya………. nggak banget deh.

Abisnya dulu ga ada gugel translet sih, satu-satunya alat penerjemah ya kamus yang tebelnya sampe bisa dipake jadi bantal *muhehe*.

Nih, saya perkenalkan lagunya Yui, judulnya Ganbare. Lagu ini cocok didengerin sama muda mudi yang lagi galau nyari beasiswa, yang lagi mandek saat ngerjain skripsi, tesis, disertasi dan sebangsanya, yang lagi bosen di tempat kerjanya, yang lagi ada masalah dengan start-up nya, dll. Intinya jangan lari dari masalah, selesaikan seberapa sulitnya dan harus tetep ganbare : 頑張れ (がんばれ) : do your best! Ini nih video klipnya yang diambil dari fanpage YUI serta lyrics nya dalam kanji, romaji dan indonesia (sekalian belajar ngapalin kanji).

描く夢がすべて 叶うわけなどないけど
Egaku yume ga subete kanau wake nado nai kedo
Semua mimpi yang tergambar tak semuanya menjadi kenyataan, tetapi

あなただってわかっているはずよ
Anata datte wakatteiru hazu yo
Kau pun harus tahu ini

壊れそうな空だって
Kowaresouna sora datte
Bahkan langit yang goyah

あたしは受け入れるから
Atashi wa ukeireru kara
Aku menerimanya

大丈夫よ 優しい嘘 大人になりたい
Daijoubu yo yasashii uso otona ni naritai
Tak apa-apa, berbohong demi kebaikan, aku ingin menjadi dewasa

頑張れ頑張れ 命燃やして
Ganbare ganbare inochi moyashite
Lakukan yang terbaik, lakukan yang terbaik, hiduplah dengan bersemangat

続く現実 生きてゆく
Tsuzuku genjitsu ikiteyuku
Terus hidup dalam kenyataan

頑張れ頑張れ 限りある日々に。。。
Ganbare ganbare kagiriaru hibi ni…
Lakukan yang terbaik, lakukan yang terbaik, setiap hari…

花を咲かせる
Hana wo sakaseru
Bunga mekar

希望の先にある 憧れに手を伸ばせば
Kibou no saki ni aru akogare ni te wo nobaseba
Jika kau ulurkan tanganmu mencapai harapan

明日だって手さぐり見つけるよ
Ashita datte te tesaguri mitsukeru yo
Maka besok, kau akan meraba-raba dan menemukannya

散り行くから美しいという
Chiriyuku kara utsukushii to iu
Aku datang untuk menemukan maknanya

意味がわかってきた
Imi ga wakattekita
Saat itu tersebar, itu indah

ごめんね もう少し 大人になるから
Gomenne mou sukoshi onona ni naru kara
Maafkan aku. Sedikit lagi aku akan menjadi dewasa

頑張れ頑張れ 勝ち負けだって
Ganbare ganbare kachimake datte
Lakukan yang terbaik, lakukan yang terbaik, menang atau kalah

本当は大事なことなんだね
Hontou wa daiji na koto nan da ne
Itu sebenarnya tak penting

頑張る頑張れ そうさ人生は引き返せない
Ganbare ganbare sousa jinsei wa hikikaesenai
Lakukan yang terbaik, lakukan yang terbaik, benar, hidup itu tak akan kembali

いつか振り返るとき
Itsuka furikaeru toki
Karena ketika suatu hari nanti kau melihat kembali

今日の若かりし日が
Kyou no wakakarishi hi ga
Hari ini pasti merindukan masa muda

きっと懐かしくなるから
Kitto natsukashiku naru kara
Semua menjadi nostalgia

頑張れ頑張れ 命燃やして
Ganbare ganbare inochi moyashite
Lakukan yang terbaik, lakukan yang terbaik, hiduplah dengan bersemangat

続く現実 生きてゆく
Tsuzuku genjitsu ikiteyuku
Terus hidup dalam kenyataan

頑張れ頑張れ 限りある日々に。。。
Ganbare ganbare kagiriaru hibi ni…
Lakukan yang terbaik, lakukan yang terbaik, setiap hari…

花を咲かせる 花を咲かせる
Hana wo sakaseru Hana wo sakaseru
Bunga mekar, Bunga mekar

Sources:
Videoclip : Fanpage YUI
Lyric : furahasekai

About Scholarship

Will you abandon the social media era?

Social media is so damn cool. I wonder, can we resist the social media in the future? Will social media be abandoned 10 or 20 years later? My life before social media era was normal, but now my life won’t be normal without social media. 
My research-topic-will-be is about social media mining. What I have asked in previous paragraph is my big question about my research. I am afraid 20 or 30 years later, social media will die and no one use it anymore. Then either my research or what I have learned about here will become useless.

But, I think, people will not leave social media easily. Some people may deactivate their facebook account, but still they have twitter, path or other social media accounts. They just change their place to be exist and recognize by other people. As well as moving to other mall in town coz the previous mall is so crowded ;). 

Don’t get me wrong. Social media and facebook is different. Facebook is kind of social media, the most known social media among the world. But social media is not only facebook. 

Social media shatters the boundaries between the real world and the virtual world. (Zafarani, 2014)

Social media will still alive as long as the internet exist. I should not be worry more about my research-topic-will-be, people may deactivate one of their social media account, but they can not abandon the social media era. Once you get connected, you can not find the way to disconnect easily. Stay alive social media era, so I can find the site I want to dig about :D.

About Scholarship

Perbedaan: precision, recall & accuracy

Nice explanation ❤❤❤

DATA's BASE

Tulisan ini terinspirasi gara-gara Vivi yang bingung perbedaan penggunaan dari accuracy, precision & recall.

Dalam “dunia” pengenalan pola (pattern recognition) dan temu kembali informasi (information retrieval), precision dan recall adalah dua perhitungan yang banyak digunakan untuk mengukur kinerja dari sistem / metode yang digunakan. Precision adalah tingkat ketepatan antara informasi yang diminta oleh pengguna dengan jawaban yang diberikan oleh sistem. Sedangkan recall adalah tingkat keberhasilan sistem dalam menemukan kembali sebuah informasi.

Sedangkan di “dunia lain” seperti dunia statistika dikenal juga istilah accuray. Accuracy didefinisikan sebagai tingkat kedekatan antara nilai prediksi dengan nilai aktual. Ilustrasi berikut ini memberikan gambaran perbedaan antara accuracy dan precision.

Accuracy vs Precision [4] Accuracy vs Precision [4]

Agar lebih jelas, mari kita bahas dengan menggunakan contoh.

Misalkan kita ingin mengukur kinerja dari sebuah mesin pemisah ikan yang bertugas memisahkan ikan-ikan salmon dari semua ikan yang telah didapat. Untuk mengujinya kita akan memasukkan…

View original post 336 more words

About Scholarship

Memahami Pelemahan Rupiah (Secara Benar)

It is worth to read

Litter Press

(Revisi 25/8, 9.53: beberapa orang menganggap bahwa masalah reaksi berlebihan (a.k.a. lebay) pasar perlu diperjelas di artikel ini. Tambahan tulisan berwarna biru)
(Revisi 25/8, 21:13: memperjelas bahwa industri yang terkena cacat bawaan adalah industri yang diproteksi dari persaingan dengan produk luar negeri. Beberapa industri yang tidak diproteksi malah seringkali dihambat dengan penegakan hukum yang lemah dan regulasi yang berbelit)

Oke, jadi kemarin sore kurs Rupiah terhadap Dollar AS untuk pertama kalinya tutup di atas 14.000. Seperti biasa, banyak orang yang tidak mengerti dasar-dasar ilmu ekonomi mulai bicara seolah-olah tahu apa duduk perkara pelemahan Rupiah.

Pertanyaan yang mungkin muncul di benak kita semua: mengapa bisa kurs Dollar AS (selanjutnya USD) terhadap Rupiah (selanjutnya IDR) mencapai 14.000? Salah siapakah sehingga Rupiah bisa loyo? Apa yang akan terjadi?

Dan seperti biasa, setelah kita bertanya-tanya, pemerintah menjadi pihak pertama yang langsung disalahkan atas pelemahan Rupiah (ada benarnya, namun tidak sepenuhnya benar). Kemudian reaksi berikutnya…

View original post 2,393 more words

About Scholarship, Extraordiary

Sepenggal Cerita Perjalanan Pulang

Hi,

Liburan semester ini saya sempatkan pulang ke Indonesia, selain menghindari musim panas di Jepang yang panas banget (mencapai 39 derajat celcius), saya juga butuh asupan motivasi dari orang-orang terdekat *tsaah* makanya itu saya putuskan untuk pulang selama 3 minggu.

DSC_0321

Saat ini saya sedang menempuh master di Jepang dengan biaya penuh oleh LPDP. Tidak terbayangkan sebelumnya saya bisa menuntut ilmu di Negara yang saya impi-impikan sejak saya duduk di bangku SMP. Jujuuuur banget, setelah saya berada di posisi saya sekarang ini. Saya masih belum belajar dengan maksimal, masih terbawa euphoria tinggal di luar negeri dan senang mengeksplorasi lingkungan sekitar, hingga saya terlena dan agak gak fokus dengan kewajiban utama saya ke Jepang adalah untuk belajar sebaik-baiknya. Ingat, kamu disekolahkan jauh-jauh kesini menggunakan uang pajak yang dibayarkan oleh rakyat Indonesia.

Perlu diketahui bahwa environment belajar di luar negeri berbeda sekali dengan belajar di dalam negeri (data perbandingan yang saya miliki adalah pengalaman saya kuliah di kampus S1). Bahasa pengantarnya saja berbeda, mostly saya mengambil matakuliah yang disampaikan dengan bahasa inggris, praktis textbook yang digunakan juga bahasa inggris. Ini adalah pertama kalinya saya mendapati bahasa inggris sebagai bahasa utama yang digunakan di kelas secara full. Rasanya otak saya harus bekerja dua kali: menerjemahkan kalimat dari bahasa inggris-indonesia; dan memahami maksud dari kalimat translasi. Memahami buku bahasa inggris pun nggak semudah membaca tulisan di Quora atau Medium. Susah sekaliii rasanya. Saya kadang give up membaca textbook, lalu saya buka youtube dan cari tutorial online.

Continue reading “Sepenggal Cerita Perjalanan Pulang”

About Scholarship

Calon Sarjana Komputer Ndak Bisa Ngoding? Salah Siapa?

Indeed, saya juga ngerasa hal yang sama disini (Jepang). Kuliah di kelas hanya stimulus untuk belajar mandiri lagi di asrama, semester ini saya ambil 18 sks, tapi rasanya kayak ngambil 36 sks. Yosh!

Kalau lapar ya makan sendiri dan tahu makanan apa yang terbaik untuk kamu. Hampir semua mahasiswa hanya mengandalkan dan merasa sudah cukup belajar hanya dari perkuliahan di kelas, padahal kuliah dikelas itu seharusnya hanya stimulus alias perangsang buat sampean untuk belajar sendiri lebih lanjut. Analoginya, kuliah di kelas hanya petunjuk makanan apa yang bagus untuk pertumbuhan sampean. Selanjutnya sampean sendiri yang harus mencari dan memakan sendiri makanan itu.

akar rumput

… Belajar pemrograman (ngoding) itu tidak seperti belajar matematika di jaman SMA, kalau nilainya kurang bagus bisa ikut BimBel atau Les Privat, latihan ngerjakan soal-soal yang mirip dengan soal-soal diujian. Karena ngoding itu tentang cara berfikir dan skill menyelesaikan permasalahan komputasional – A Random Thought

belajar_coding Ilustarsi: Code Program Java

Hari ini di milis dosen jurusan saya isu itu muncul kembali. Lagi-lagi, para dosen mengeluhkan semakin banyak mahasiswa yang tidak bisa ngoding di Jurusan yang meluluskan para Sarjana Komputer itu. Dulu, kurikulumnya yang dituduh jadi biang kerok karena banyak mata kuliah pemrograman yang tidak dimunculkan tapi disisipkan di mata kuliah yang lain. Sekarang ketika kurikulum sudah diganti dengan yang baru, dimana mata kuliah – mata kuliah pemrograman itu dimunculkan kembali, nyatanya juga sama saja. Semakin banyak saja mahasiswa yang masih tidak bisa. Mungkin, tidak lebih dari 20% saja mahasiswa yang menguasai core skill sarjana komputer ini. Bahkan, bukan rahasia lagi yang…

View original post 1,466 more words